Fakta Menarik di Balik Kesuksesan Timnas U-22 di Piala AFF 2019

IndoBolaForumPiala AFF Under-22 edisi tahun 2019 menyisakan kenangan indah bagi tim nasional Indonesia. Kejuaraan di tahun 2019 menjadi gelaran Piala AFF U-22 yang pertama kali Indonesia ikuti. Kejuaraan di tahun itu juga menjadi kejuaraan pertama setelah lebih dari 10 tahun tidak bergulir. Piala AFF U-22 edisi sebelumnya bergulir pada tahun 2005 dengan memunculkan Thailand sebagai juara setelah mengalahkan Singapura di partai final. Edisi kedua seharusnya diselenggarakan di Indonesia pada 2011, namun karena adanya masalah internal PSSI membuat gelaran kompetisi terpaksa dibatalkan dan baru digelar lagi pada 2019 di Kamboja.

Piala AFF U-22 tahun 2019 diikuti oleh delapan tim saja setelah Singapura, Laos, dan Brunei mengundurkan diri pasca pengundian grup dilangsungkan. Sedangkan, Australia memang tidak mengikuti kejuaraan kali ini. Kala itu Indonesia diperkuat oleh pemain seperti Marinus Wanewar, Osvaldo Haay, Witan Sulaiman, dan dikapteni oleh Rachmat Irianto.

Fase Grup yang Menyulitkan

Bermain di Grup B bersama Kamboja, Malaysia, dan Myanmar, Indonesia cukup kesulitan di fase grup. Skuat asuhan Indra Sjafri hanya berhasil menang sekali atas Kamboja di laga terakhir berkat dwigol dari Marinus Wanewar. Sebelumnya, Indonesia ditahan imbang oleh Myanmar dan Malaysia dengan skor 1-1 dan 2-2. Uniknya, satu-satunya kemenangan diraih dari Kamboja yang bermain dengan dukungan penuh dari supporter sekaligus menjadi juara grup dengan torehan dua kemenangan. Indonesia lolos sebagai runner up grup dengan koleksi 5 poin.

Di fase gugur, Indonesia langsung bertemu Vietnam yang menjadi juara grup A. Gol tunggal dari Luthfi Kamal di menit ke-70 berhasil meloloskan Indonesia ke partai final untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala AFF U-22. Sedangkan, Thailand menyusul Indonesia di partai final berkat kemenangan adu penatil atas tim tuan rumah.

Tampil Luar Biasa di Final

Thailand masuk ke final Piala AFF U-22 2019 dengan catatan luar biasa. Juara bertahan kompetisi ini berhasil menjaga keperawanan gawang mereka. Belum lagi mereka memiliki bek yang menjadi momok menakutkan di depan gawang lawan. Sedangkan, Indonesia datang dengan status sebagai tim tersubur pada kompetisi itu.

Jalannya laga membuktikan ketakutan publik sepak bola Indonesia, Saringkan Promsupa benar-benar mencetak gol di laga puncak pada menit 57. Namun, Indonesia merespon gol tersebut dengan baik. Indonesia berinisiatif untuk menyerang dan selang dua menit berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan keras Sani Rizki Fauzi yang sempat terbentur kepala Marco Ballini. Tidak berselang lama, di menit ke-63 Indonesia membalikkan keadaan lewat gol dari Osvaldo Haay yang menyambut tendangan bebas dari sisi kiri dengan sundulan yang menaklukkan Karrapat Nareechan.

Source: Bola.com

Keunggulan 2-1 berhasil dipertahankan tim nasional Indonesia. Gelar pertama Indonesia di kompetisi Piala AFF U-22. Selain itu, Marinus dinobatkan menjadi salah satu dari tiga top skor kompetisi bersama Saringkan Promsupa dan Tran Danh Trung (Vietnam). Indonesia juga berhasil menjadi tim tersubur selama gelaran kompetisi.

Fakta Menarik Indonesia Juara Piala AFF U-22 :

  1. Indonesia menjadi juara pada penampilan pertama di Piala AFF U-22.
  2. Ini menjadi gelar pertama Indonesia di Piala AFF U-22 sepanjang sejarah.
  3. Timnas Indonesia tampil sebagai pemenang dan berstatus tidak terkalahkan selama kompetisi.
  4. Indonesia tampil sebagai tim tersubur dengan torehan delapan gol dari lima laga yang dijalani.
  5. Indonesia mengalahkan Thailand yang berstatus sebagai juara bertahan dan satu-satunya tim nasional yang pernah merasakan gelar kompetisi remaja Piala AFF sebelumnya.
  6. Marinus Wanewar (penyerang) berhasil menjadi top skor kompetisi bersama dua pemain lain.
  7. Indonesia memiliki enam pencetak gol sepanjang kompetisi, yaitu Marinus, Osvaldo, Luthfi Kamal, Rachmat Irianto, Sani Rizki, dan Witan Sulaeman.
  8. Indonesia menjadi satu-satunya tim yang berhasil menjebol gawang Thailand pada kompetisi Piala AFF U-22 2019.
  9. Gelar ini merupakan persembahan kedua Indra Sjafri setelah sebelumnya sukses menjuarai Piala AFF U-19 di tahun 2013.
  10. Indonesia mengalahkan tiga tim unggulan, yaitu Kamboja (tuan rumah), Thailand (juara bertahan), dan Vietnam (peringkat ketiga).

Leave a Comment