Persija Jakarta : Ingin Selalu Jadi Nomor Satu

IndoBolaForumPersija Jakarta bukanlah tim sembarangan. Persija Jakarta merupakan salah satu tim top di persepakbolaan Indonesia. Klub ini cukup konsisten bermain di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Persija Jakarta, klub yang berasal dari kota nomor satu di Indonesia dan ingin selalu menjadi klub nomor satu di Indonesia.

Lahirnya Persija Jakarta dan PSSI

Persija Jakarta menjadi salah satu klub tertua di persepakbolaan Indonesia. Klub yang berjuluk Macan Kemayoran ini didirikan pada 28 November 1928. Persija Jakarta awalnya bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ). VIJ inilah yang nantinya menjadi salah satu pemrakarsa berdirinya PSSI yang berdiri di Yogyakarta pada 1930. VIJ berganti nama menjadi Persatuan Sepab bola Indonesia Jakarta atau Persija saat Republik Indonesia kembali berbentuk negara kesatuan.

Persija yang menjadi klub kebanggaan masyarakat Ibu Kota memang mendapat perhatian khusus dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Sulistyoso yang juga didapuk menjadi Pembina klub. Hingga Gubernur DKI Jakarta Anies juga memberi perhatian khusus dengan menjanjikan pembangunan stadion bagi Persija Jakarta yang sedang dibangun terhitung sejak Maret 2019.

Klub Bergelimang Piala

Persija sudah memiliki segudang prestasi hingga sekarang. Persija menjadi salah satu klub tersukses di Tanah Air. Terhitung sudah puluhan gelar mereka koleksi. Tim ibu kota ini sudah memenangi kompetisi perserikatan sebanyak 9 kali. Mereka juga sudah memenangi kompetisi Liga Indonesia dua kali.

Raihan gelar Persija yang tidak hanya datang dari sistem liga. Mereka juga sudah memenangi trofi seperti Piala Fatahillah, Trofeo Persija, Piala Siliwangi, hingga Piala Gubernur Jatim. Di level Internasional, mereka juga sudah berhasil menjadi juara di Ho Chi Minh City Cup dan Boost Fix Super Cup serta berhasil juara dua kali di Brunei Invitation Cup dalam dua tahun berturut-turut.

Masih banyak raihan gelar ataupun pencapaian Persija Jakarta. Namun, tahun 2018 sepertinya menjadi tahunnya The Jackmania serta para punggawa Persija. Pasalnua, di tahun ini mereka berhasil mengawinkan gelar juara Piala Presiden dan Liga Indonesia. Penampilan luar biasa Persija di tahun tersebut terbayar lunas. Boost Fix Cup juga menjadi gelar lain yang mereka raih di tahun tersebut.

Berbicara soal kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir Persija Jakarta hampir selalu masuk 5 besar klasemen akhir. 2010, 2012, dan 2014 mereka finish di posisi 5. Di tahun 2011 mereka masuk 3 besar dan di 2017 Persija finish 4 besar. Mereka gagal masuk 10 besar pada tahun 2013 dan 2016 saja. Jika dilihat sejarah klub ini memang sudah seharusnya Persija selalu ada di papan atas dan jauh dari zona degradasi.

Legenda Hidup Macan Kemayoran

source: CNN Indonesia

Nama Persija Jakarta akan selalu melekat dengan nama Bambang Pamungkas. Begitu pula sebaliknya, nama Bambang Pamungkas akan selalu erat dengan nama Persija. Legenda Timnas satu ini memang lahir di Semarang dan memulai karir saat muda di Diklat Semarang. Sejak 1999, Bambang Pamungkas atau akrab disapa Bepe ini pindah ke Persija Jakarta saat berusia 19 tahun.

Bambang Pamungkas muda langsung tancap gas di Persija dengan torehan 24 gol dari 30 penampilan. Persija sempat meminjamkan Bepe ke EHC Norad namun langsung kembali ke Jakarta pada tahun 2000 dan hanya bermain 11 kali dengan catatan 7 gol. Bepe bermain di Persija hingga tahun 2004. Bepe menorehkan 96 penampilan dengan 56 gol. Setelah itu, Persija bermain untuk Selangor FA dan menjadi penyerang yang dicintai oleh pendukung klub tersebut. Enam puluh tiga penampilan dan 42 gol menjadi penanda kehebatan pemain ini. Dia menjadi top skor sekaligus pemain terbaik di Liga Malaysia dan juga top skot FA Cup Malaysia.

Bambang Pamungkas di musim itu memang gak ada obat.

Cinta Bepe memang sudah terpatri kepada Persija. Setelah bermain di Malaysia, ia kembali ke Persija dan langsung mencetak 21 gol di musim pertamanya. Tercatat di musim 2008/2009, 2009/2010, dan 2011/2012 Bepe menjadi top skor klub dengan torehan golnya. Bepe sempat pindah ke Pelita Bandung Raya (PBR) di tahun 2013. Namun baru semusim berseragam PBR, Bepe kembali lagi ke Persija. Ia kembali bermain untuk Persija hingga 2019 dengan torehan 42 gol dari 60 laga.

Bepe memutuskan pensiun di tahun 2019 dan masuk ke jajaran manajer Persija Jakarta hingga kini. Bepe juga merupakan legenda hidup timnas Indonesia dengan torehan 37 gol dari 83 laga.

Para Pemain Bintang di Persija

Persija bukanlah one man club, mereka tak pernah mengandalkan satu nama saja untuk berjaya di Tanah Air. Persija pernah memiliki pemain hebat seperti Greg Nwokolo dan Robertino Pugliara. Bahkan hingga kini mereka termasuk klub dengan banyak pemain bintang. Dari posisi kiper ada Andritany yang juga menjadi kapten klub. Di posisi bek ada Otavio Dutra, Maman, Toni Sucipto, Rezaldi Hehanusa, hingga Marco Motta yang pernah bermain untuk Juventus, AS Roma, hingga Udinese. Di posisi pemain tengah ada Evan Dimas, Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Sandi Sute, dan Marc Klok yang baru saja dibeli dari PSM. Mereka juga memiliki Riko Simajuntak, Osvaldo Haay, dan Marko Simic di posisi penyerang. Persija juga masih memiliki beberapa pemain yang sedang dipinjamkan seperti Feby Eka Putra dan Ryuji Utomo.

The Jakmania

source: tribunnews.com

Persija Jakarta bukanlah Persija tanpa adanya para pendukung mereka. Pendukung Persija Jakarta yang bernama The Jakmania atau Jakarta Mania selalu hadir di manapun Persija bertanding. Mereka selalu setia untuk mendukung klub ini. The Jak yang muncul pertama tahun 1997 awalnya hanya beranggotakan 100 orang dengan pengurus sekitar 40 orang saja. Di tahun 2005, The Jak berhasil membesar dan mendapat 7.200 anggota.

Pendukung Persija semakin bertambah seiring kesuksesan Persija di kompetisi sepak bola Tanah Air. Bahkan, kini muncul organisasi The Jak di luar Jakarta dan karena banyaknya anggota mereka mendeklarasikan diri sebagai organisasi. Namun, loyalitas dan kesatuan tetap mereka utamakan. Pendukung yang akrab dengan jari tangan membentuk huruf J ini bergabung menjadi satu di bawah naungan The Jakmania.

Leave a Comment