PT LIB Adakan Pertemuan Perwakilan Klub, Bagaimana Nasib Liga 1

IndoBolaForumPT Liga Indonesia Baru (LIB) telah melaksanakan rapat dengan PSSI pada Senin siang (11/1). Rapat tersebut membahas perkembangan status kompetisi sepak bola profesional di Indonesia. Rapat yang dilakukan di kantor PT LIB itu dihadiri oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Sebelumnya, PT LIB dan PSSI gagal mengantongi izin dari pihak kepolisian untuk melanjutkan kompetisi musim 2020. Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa PT LIB akan mengikuti arahan PSSI sekaligus mencari kebijakan yang tepat atas kondisi saat ini.

PT LIB akhrinya menggelar pertemuan dengan perwakilan klub peserta Liga 1 dan Liga 2 untuk membahas kelanjutan kompetisi musim 2020. Pertemuan ini dilangsungkan secara virtual pada hari Jumat (15/1). Pada kesempatan kali ini, sejumlah perwakilan klub terlebih dahulu memaparkan keinginannya terhadap kompetisi ke depannya.

Respon Perwakilan Klub

Direktur Persija Jakarta, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa hampir seluruh perwakilan peserta klub menghendaki kompetisi Liga 1 2020 untuk dihentikan. Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian, juga melaporkan bahwa mayoritas perwakilan ingin berhenti dari Liga 1 2020.

Jika melihat kondisi klub, maka tak heran jika perwakilan peserta kompetisi banyak yang mengusulkan untuk Liga 1 2020 dihentikan saja. Perlu diingat, kompetisi Liga 1 sudah berhenti sejak Maret 2020. Artinya sudah sekitar 10 bulan kompetisi berhenti dan banyak klub yang terpaksa berhenti berlatih atau bahkan dibubarkan sementara. Liga 1 2020 kala itu baru berjalan tiga pekan saja.

Dilematis Liga 1

Source: BolaSkor.com

Kompleksitas permasalahan Liga 1 ini menyangkut cakupan yang cukup luas. Dari bidang kesehatan, sosial, hingga bisnis menjadi sektor yang cukup berkaitan. Keselamatan para pemain memang cukup terancam jika kompetisi dipaksa untuk tetap digelar. Selain itu, di tengah kondisi pandemi yang belum juga membaik akan mendapat banyak pro kontra dari berbagai pihak. Namun, para pemain dan staf pegawai klub banyak yang terkena dampak finansial. Bukan tanpa sebab, dampak finansial juga cukup terasa bagi klub itu sendiri.

Dapat diambil contoh dari Persipura Jayapura yang baru saja mendapat kepastian jatah bermain di AFC Cup 2021. Setelah melayangkan protes resmi dan berhasil memperoleh haknya, Persipura Jayapura justru membubarkan tim. Penyebab utama keputusan ini ditengarai oleh Bank Papua selaku sponsor utama tak mau membayar sesuai kesepakatan awal karena ketiadaan kompetisi. Persipura kini sedang mengajukan kerjasama dengan PT Freeport Indonesia.

Artikel terkait : Persipura Jayapura Berhasil Mendapatkan Jatahnya

 

Kelanjutan Kompetisi

Sulaiman Abdul Karim selaku media officer tim PSM Makassar menyampaikan bahwa dalam pertemuan dengan PT LIB, PSM mengusulkan untuk membubarkan Liga 1 musim 2020. Selain itu, PSM juga mengusulkan untuk digelarnya musim baru, yakni 2021. Suleman juga menyebutkan klub lain seperti Barito Putera, Borneo FC, Persita Tangerang, dan PSS Sleman mengemukakan hal yang sependapat.

Namun keputusan rapat PT LIB dengan perwakilan klub bukanlah keputusan final. Diisukan pada Rabu (20/1) besok PT LIB akan mengadakan pertemuan dengan PSSI untuk membahas kelanjutan kompetisi. Rapat umum pemegang saham (RUPS) PT LIB juga baru akan digelar Februari atau Maret 2021. Selain finalisasi keputusan Liga 1 2020, dua pertemuan itu juga akan memutuskan format kompetisi 2021.

Rumor Tak Terkontrol

Kini beredar rumor bahwa Liga 1 musim 2021 akan dibuka di Solo. Bahkan sudah muncul rumor bahwa kompetisi musim 2021 akan digelar Maret mendatang. Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno tidak membantah mentah-mentah proyeksi tersebut. Ia mengklaim bahwa jika prioritas utama PT LIB saat ini adalah izin dari pihak kepolisian. Sudjarno juga mengatakan bahwa Ketua Umum PSSI sudah mengajukan permohonan vaksin untuk stakeholder sepak bola.

Nantinya jika kompetisi kembali di gelar di tengah pandemi, satgas covid akan dibentuk untuk kompetisi. Gelar kegiatan protocol kesehatan juga akan dilakukan. Semua teknis pelaksanaan akan lebih diperhatikan dan diperketat serta akan direncanakan sebaik mungkin.

Patut kita nantikan kelanjutan kompetisi tertinggi di Tanah Air tercinta..

Artikel terkait : Kapan Mau Main Lagi ?

Leave a Comment